Masjid Tegalsari Laweyan Jadi Pengunduh Gelar 12 Malam Jamuro Putaran Kelima

Masjid Tegalsari, Jalan Dr. Wahidin No. 34, Tegalsari, Bumi, Laweyan, Surakarta, turut menjadi pengunduh gelar 12 Malam Jamuro (Jamaah Muji Rasul) Surakarta putaran malam kelima, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Masjid Tegalsari yang ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag) Surakarta sebagai Masjid Besar Kecamatan Laweyan itu menjadi salah satu tempat pelaksanaan rangkaian 12 Malam Jamuro yang rutin digelar setiap tahun.

Acara dimulai pukul 20.00 WIB dengan pembacaan dzikir dan tahlil oleh ulama Masjid Tegalsari bersama Pengasuh Pondok Pesantren Al Muayyad Solo, KH Khoirul Mustamir Khalid. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Al-Barzanji.

Sejumlah ulama dan tokoh turut membacakan Maulid Al-Barzanji, di antaranya KH Ibrahim Asfari, Dewan Mustasyar DMI Kecamatan Laweyan sekaligus pengurus Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta. Selain itu hadir pula KH Maksum Ahmad Kamal, KH Agus Ma’arif, Lc., serta Ustadz Ali Imran.

Dalam sambutannya, pengurus Masjid Tegalsari, Ustadz H. Maulid Munif, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah sekaligus terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ustadz Munif mengatakan, Masjid Tegalsari turut menjadi pengunduh gelar 12 Malam Jamuro sebagai bentuk penghormatan dan takzim kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan sosok yang sangat berjasa dalam dakwah Islam sekaligus teladan bagi umat manusia dengan akhlak mulia yang dimilikinya.

“Masjid Tegalsari setiap tahun turut menjadi pengunduh gelar 12 Malam Jamuro. Ini sebagai bentuk hormat dan takzim kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.

Ustadz Munif juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan kegiatan masih terdapat berbagai kekurangan.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan KH Abdurrahim Muhsin dari Semarang. Jamaah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Semakin malam, jumlah jamaah terus bertambah. Jika pada awal kegiatan jamaah masih memenuhi halaman Masjid Tegalsari, selanjutnya jamaah membludak hingga ke pinggir jalan di depan masjid.

Sekitar 300 jamaah hadir dalam kegiatan tersebut. Rangkaian acara berlangsung hingga pukul 23.00 WIB dalam suasana khidmat dan penuh kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Kegiatan 12 Malam Jamuro sendiri menjadi salah satu tradisi keagamaan masyarakat Surakarta dalam menyambut dan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP