Puncak 12 Malam Jamuro di Masjid Raya Sheikh Zayed Dihadiri Ribuan Jamaah

Ribuan jamaah Jamuro (Jamaah Muji Rasul) memadati kompleks Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta, Senin (24/8/2026) malam. Mereka datang untuk mengikuti malam puncak rangkaian 12 Malam Jamuro Surakarta dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Sejak selepas Maghrib sekitar pukul 18.15 WIB, jamaah putra-putri mulai berdatangan dengan mengenakan pakaian serba putih. Setelah salat Isya, jumlah jamaah semakin bertambah hingga memenuhi Selasar Utara kompleks Masjid Raya Sheikh Zayed, Jalan Ahmad Yani, No. 121, Gilingan, Banjarsari, Surakarta.

Kegiatan tersebut menjadi putaran terakhir sekaligus malam puncak rangkaian Jamuro Surakarta. Dalam kegiatan ini, jamaah mengekspresikan kecintaan dan kerinduan kepada Nabi Muhammad SAW melalui pembacaan sholawat dan Maulid Al-Barzanji.

Diperkirakan sekitar 3.000 jamaah hadir dalam acara tersebut. Selain memenuhi lokasi utama acara, jamaah juga memadati sejumlah ruas lorong masjid. Suasana semakin meriah dengan lambaian bendera-bendera kecil bertuliskan Jamuro.

Malam puncak Jamuro turut dihadiri sejumlah ulama dan pejabat, antara lain Imam Besar Masjid Raya Sheikh Zayed sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta, KH Abdul Rozaq Shofawi; Wakil Imam Besar Masjid Raya Sheikh Zayed yang juga Dewan Pakar DMI Surakarta, KH Abdul Karim; Wakil Gubernur Jawa Tengah KH Taj Yasin Maimoen bersama istrinya, Nyai Hj. Nawal Nur Arafah, M.Si.; Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta Dr. Munajat, Ph.D.; serta Wakil Direktur Dr. Sultan Faisal.
Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta H. Ahmad Ulin Nur Hafsun, S.Th.I., M.Pd.I., perwakilan Kesbangpol, Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta Supriyanto, SH., MH., perwakilan Bank Indonesia Solo, serta sejumlah tokoh lainnya.

Acara resmi dimulai sekitar pukul 20.00 WIB setelah salat Isya. Rangkaian kegiatan diawali pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dzikir, tahlil, dan doa yang dipimpin KH Ibrahim Asfari, yang juga merupakan Dewan Muhtasyar DMI Kecamatan Laweyan.

Selanjutnya jamaah mengikuti pembacaan Maulid Al-Barzanji yang dilantunkan para munsyid Jamuro, yakni KH Ibrahim Asfari, KH Maksum Ahmad Kamal, KH Agus Ma’arif, Lc., dan Ustaz Ahmad Royan Kurniawan. Doa pembacaan sholawat Maulid Al-Barzanji dipimpin KH Agus Ma’arif, Lc.

Kemegahan acara semakin terasa dengan tata panggung yang dihiasi rangkaian bunga serta gemerlap lighting warna-warni. Jamaah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Suasana semakin meriah ketika bintang tamu penyanyi nasyid asal Mesir, Syeikh Mustofa Atef, tampil dan turut bersholawat bersama jamaah. Suara khasnya yang merdu dengan nada tinggi mendapat sambutan antusias dari ribuan jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Jamuri Solo Nyai Hj. Sehah Wal Afiah yang mewakili pengurus Jamuro-Jamuri menjelaskan bahwa Jamuro merupakan kegiatan pembacaan sholawat dan Maulid Al-Barzanji yang dilaksanakan selama 12 malam. Sementara Jamuri, yang diikuti jamaah putri, dilaksanakan selama 30 hari.

Sementara itu, Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta Dr. Munajat, Ph.D., mengajak jamaah untuk terus meramaikan dan memakmurkan Masjid Raya Sheikh Zayed dengan mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan pengelola masjid.

Wakil Gubernur Jawa Tengah KH Taj Yasin Maimoen dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadirannya pada malam puncak Jamuro juga untuk mendampingi istrinya, Nyai Hj. Nawal Nur Arafah, M.Si., yang menjadi pembicara dalam sesi mauidoh hasanah.

KH Taj Yasin mengaku antusias mengikuti kegiatan Maulid Nabi karena kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus berharap keberkahan dari lantunan sholawat dan pembacaan Maulid Al-Barzanji.
Puncak acara dilanjutkan dengan mauidoh hasanah yang disampaikan Nyai Hj. Nawal Nur Arafah, M.Si. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan mendapat perhatian jamaah hingga rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 22.30 WIB.

Malam puncak 12 Malam Jamuro tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Jamuro Surakarta dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menjadi momentum mempererat kecintaan umat kepada Rasulullah melalui tradisi sholawat dan pembacaan Maulid Al-Barzanji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP