Masjid Muttaqin Sondakan menggelar kegiatan Gema Dzulhijjah 2026 untuk pertama kalinya pada Ahad, 17 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Jalan KH Samanhudi No.111 Premulung, Sondakan, Laweyan tersebut menjadi bagian dari upaya memuliakan dan menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Ketua takmir masjid, Rozak Aryanto atau yang akrab disapa Antok, saat sambutan pembukaan mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan syiar Islam sekaligus mempererat ukhuwah masyarakat di lingkungan Sondakan.
“Gema Dzulhijjah ini baru pertama kali diadakan Masjid Muttaqin dengan tujuan memuliakan dan menyambut Hari Raya Iduladha,” ujar Antok.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Gema Dzulhijjah diawali dengan dongeng santri pada Ahad, 17 Mei 2026 pukul 08.00-10.00 WIB. Selain itu juga digelar tadarusan Al-Qur’an mulai Ahad, 17 Mei 2026 hingga Selasa, 26 Mei 2026 setiap selesai salat Isya, yang nantinya ditutup dengan khatmil Qur’an pada Selasa malam.
Sementara pada Rabu, 27 Mei 2026, panitia akan menggelar salat Iduladha yang dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban di lingkungan masjid.
Dalam sambutannya, Antok juga menyampaikan bahwa Masjid Muttaqin telah resmi ditetapkan sebagai masjid jami’ di Kelurahan Sondakan dan telah menerima surat keputusan (SK). Selain itu, masjid tersebut juga ditetapkan sebagai masjid ramah anak.
Acara pembukaan Gema Dzulhijjah turut dihadiri Agus Wahyu Purnomo Anwar serta Ketua Yayasan Pondok Pesantren Muttaqin, H. Mohammad Natsir Asror.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan kegiatan dongeng santri yang diikuti sekitar 200 anak TPA dari masjid, langgar, dan mushola di wilayah Sondakan. Anak-anak hadir didampingi para pengajar masing-masing.
Antok berharap kegiatan Gema Dzulhijjah dapat menjadi agenda rutin tahunan Masjid Muttaqin Sondakan sebagai sarana dakwah dan pembinaan umat.