Sekretaris DMI Surakarta Hadiri Santunan Anak Yatim di Masjid Baiturrohman Sondakan

Kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa digelar di Masjid Baiturrohman, Jalan KH Samanhudi No.112, Tegalrejo, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Sabtu (14/3/2026) pagi.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dihadiri Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Surakarta, H. Amin Rosyadi, S.Ag.

Puluhan anak dari usia balita hingga tingkat SMP tampak hadir memenuhi undangan. Sebagian di antaranya datang didampingi orang tua atau wali.

Mereka menerima santunan berupa paket sembako yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi TPA (Forkita) Kelurahan Sondakan bekerja sama dengan BAZNAS Surakarta.

Ketua Forkita Sondakan, Agung Nugraha, mengatakan sebanyak 30 anak yatim dan dhuafa telah didata sebelumnya untuk diajukan menerima santunan melalui BAZNAS Surakarta.

“Alhamdulillah, sekitar satu minggu setelah pengajuan, bantuan bisa cair,” ujar Agung sambil tersenyum.

Menurutnya, kegiatan santunan ini rutin dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya. Pada Ramadhan 1447 Hijriah kali ini bantuan diberikan dalam bentuk sembako, berbeda dengan tahun sebelumnya yang berupa uang tunai.

“Harapannya santunan ini bisa bermanfaat dan membawa keberkahan bagi adik-adik penerima,” tambahnya.

Senada dengan itu, Sekretaris DMI Surakarta, Ustadz H. Amin Rosyadi, dalam sambutannya berharap kegiatan tersebut membawa berkah bagi semua pihak.

“Semoga santunan ini membawa berkah bagi para penerima, penyelenggara, serta para dermawan yang telah menyalurkan donasinya melalui BAZNAS,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Amin juga turut menyerahkan langsung paket sembako kepada anak-anak penerima santunan.

Salah satu penerima bantuan, Muhammad Razka yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak, mengaku senang menerima bantuan tersebut.

“Saya senang dapat sembako,” ujarnya singkat.

Perwakilan keluarga penerima, wali dari Bimo dan Gita yang merupakan anak yatim piatu, turut menyampaikan terima kasih kepada Forkita dan BAZNAS Surakarta.

“Terima kasih kepada Forkita dan BAZNAS Surakarta atas bantuan sembako ini untuk keponakan kami. Semoga menjadi berkah bagi semua,” katanya.

Momen haru juga terlihat saat salah satu anak penerima santunan harus digendong ibunya karena mengalami cedera pada kaki sehingga tidak dapat berjalan.

Kegiatan santunan tersebut berlangsung dengan khidmat dan ditutup sekitar pukul 09.00 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP