Masjid Jami MUI Surakarta menggelar kegiatan dongeng Islami untuk santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) pada Kamis, 25 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan pendongeng nasional, Kak Anto, dan diikuti ratusan santri TPQ dari wilayah Pasar Kliwon dan sekitarnya.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi TPQ Pasar Kliwon (FOSIP) bekerja sama dengan Masjid Jami MUI Surakarta serta LKG Solo Raya. Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan penggalangan donasi untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.
Ketua Panitia, Asyraf Khoirul Mustofa, mengatakan kegiatan dongeng Islami ini bertujuan untuk mengisi liburan semester sekolah dengan aktivitas yang positif dan mendidik bagi anak-anak.
“Melalui dongeng Islami, kami ingin memberikan pembelajaran akhlak dan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak TPQ agar liburan mereka tetap bermakna,” ujarnya.
Dalam dongengnya, Kak Anto mengisahkan tentang seorang anak saleh yang sejak kecil terbiasa shalat, rajin mengaji, menjaga lisan, serta gemar bersedekah. Kebiasaan baik tersebut terus terbawa hingga dewasa, sehingga Allah SWT memudahkan perjalanan hidupnya hingga akhir hayat.
Diceritakan pula bahwa berkat amal kebaikannya, tokoh dalam dongeng tersebut wafat dalam keadaan husnul khatimah, dimudahkan saat sakaratul maut, serta mendapatkan kenikmatan di alam kubur. Kebaikan yang pernah dilakukan menjelma menjadi sosok yang menemani dan memberikan ketenangan di alam kubur.
Selain mendongeng, Kak Anto juga mengajak para santri TPQ untuk menumbuhkan rasa empati terhadap para korban bencana alam di berbagai daerah di Indonesia, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan. Anak-anak diajak membantu sesuai kemampuan, baik secara moril maupun spiritual, serta mendoakan agar bangsa Indonesia dijauhkan dari musikbah.
Sebelum acara dongeng dimulai, kegiatan semakin meriah dengan lomba TPQ, di antaranya lomba mewarnai dan lomba menggambar. Peserta terbaik mendapatkan hadiah berupa trofi sebagai bentuk penghargaan.
Pada akhir acara, panitia mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam. Alhamdulillah, dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp1.506.600, yang selanjutnya akan disalurkan kepada para korban bencana.
Kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, serta semangat berbagi sejak usia dini kepada para santri TPQ.