“Sangat bermanfaat sekali ilmunya, dapat tambahan materi dan ada praktek merawat jenazah.” Kesan Jati Arum biasa disapa Arum mewakili keputrian Masjid Baiturrohman sebagai peserta pemulasaraan jenazah yang diselenggarakan MWC (Majelis Wakil Cabang) NU Kecamatan Laweyan bekerjasama dengan PC DMI (Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia) Kecamatan Laweyan Surakarta, Ahad 10/11/24 di Joglo/ Pendopo Pondok Pesantren Al Muayyad Mangkuyudan Surakarta. Arum menambahkan bahwa dirinya sebenarnya sudah ikut langsung menjadi petugas pemulasaran jenazah di sekitar Masjid Baiturrohman Tegalrejo Sondakan, tapi belum lama dan belum banyak pengalaman, belum tahu ilmunya. Adanya agenda ini membuatnya sangat antusias.

Hadir dalam agenda ini Ketua PC NU Surakarta H. Mashuri, SE, Sekretaris PC DMI Kecamatan Laweyan Agung Nugraha dan Ketua MWC NU Laweyan Achmad Rois Djazuli, S.Ag. Sementara dari Ponpes Al Muayyad diwakili KH. Agus Himawan, S.Ag. Selaku pemateri putra KH. Moh. Zainal Abidin, S.Kom.I.,M.Pd. (Pengurus PD DMI Kota Surakarta bidang dakwan dan pengkajian) sedangkan untuk pemateri putri Ibu Rosydah (Petugas pemulasaran jenazah RS JIH Surakarta)
Rois Djazuli dalam sambutannya menyampaikan, “Belum banyak petugas pemulasaran jenazah di wilayah Laweyan. Kadang dari satu masjid atau kampung sampai dibutuhkan oleh masjid lain yang beda kampung bahkan kalurahan. Dari agenda ini diharapkan muncul petugas-petugas yang tidak hanya faham secara syari’ah namun juga lebih trampil dalam praktek pemulasaran jenazah.”
Sekretaris panitia Abi Qotadah, S.Pd yang juga Sekretaris MWC NU Laweyan sekaligus Humas Kelurahan Purwosari PC DMI Laweyan melaporkan bahwa peserta kurang lebih 60 orang terdiri laki dan perempuan dari berbagai masjid dan mushola atau langgar di wilayah Kecamatan Laweyan.

Mei Hidayat peserta dari Masjid Baitrurrohman Tegalrejo Sondakan menyampaikan, “Sudah lama saya menjadi petugas pemulasaran/pangrukti jenazah, namun apabila ada agenda seperti ini, saya tetep mengikuti, pengen tambah ilmu dan pengalaman. Karena saya pernah menemui jenazah yang kondisi tangan atau kaki tidak lurus. Nah… dari agenda ini saya pengen tahu tipsnya agar tangan atau kaki jenazah bisa lurus untuk kesempurnaan saat memandikannya.”
Post Views: 230