Dana Hibah Dipastikan Cair, Website DMI Akan Tetap Online

“Alhamdulillah, website DMI tahun ini sudah dilaunching, harapan kita, kegiatan-kegiatan kita bisa disosialisasikan, baik secara konvensional di masjid yang ada maupun secara (terbuka di) dunia maya. Karena cakupannya lebih luas.”

Demikian disampaikan M Muhtarom, ketua pengurus Daerah DMI Kota Surakarta saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi akhir tahun pengurus daerah DMI Kota Surakarta bersama pengurus lima cabang DMI tingkat kecamatan, di kantor DMI pada Jum’at (15/12/23).

Muhtarom berkeinginan agar website DMI ini tidak hanya bisa dibaca oleh orang-orang solo saja, tapi dibaca oleh semua kalangan, termasuk lintas batas dan dimanapun juga,

Untuk itu, Ia sangat berharap konten website ini mampu menunjukkan atau menggambarkan DMI yang sesungguhnya, sehingga peran DMI itu betul-betul bisa di manfaatkan untuk semua kalangan.

Sementara itu, Muhamad, admin website dmi-solo.com yang juga menjabat sebagai analis kerjasama lembaga keagamaan bagian Kesra Sekda Kota Surakarta memberi kabar gembira kepada semua peserta yang hadir, bahwa website yang baru dilanching oktober 2023 kemarin itu, izinnya dipastikan akan diperpanjang pada oktober 2024. Alasannya, DMI dipastikan akan menerima hibah anggaran rutin dari Pemkot Kota Surakarta di 2024 ini.

“Karena usia website hanya satu tahun, maka pada oktober 2024 nanti harus diperpanjang. Kalau tidak diperpanjang, maka isi website tidak akan bisa diakses lagi, dan akan hilang apabila belum diselamatkan,” terangnya.

Untuk itu, Ia berharap selain dana hibahnya bisa cair secara rutin tiap tahunnya, semoga anggarannya juga bisa bertambah.

Ia menjelaskan, website yang baru seumur jagung ini, untuk sementara digawangi empat personil, terdiri dari  seorang admin dan dibantu tiga wartawan.

Website DMI ini akan mengunggah berita, terutama kegiatan pengurus daerah dan semua cabang  DMI yang ada di Kota Surakarta. Kemudian, kegiatan-kegiatan yang ada di masjid dan musholla. Tujuannya apabila ada masyarakat yang ingin mengikuti suatu kajian, misalnya tentang fikih, maka melalui website  ini mereka tahu masjid yang akan dituju.

“Intinya, ini lho Masjid di kecamatan Serengan memiliki kegiatan yang bisa dihadiri oleh masyarakat umum , ini ada kajian-kajian akidah, fikih atau kegiatan khitanan monggo dipublikasikan supaya manfaatnya banyak  dilihat oleh banyak orang,” paparnya.

Selain itu, agar lebih menarik, website ini akan mengangkat berita yang unik, serta isyu-isyu tentang masjid dan mushola yang ada di Surakarta.

“Misalnya di Banjarsari, ada masjid yang menjadi masjid pertama yang ditunjuk pemerintah Kota /Provinsi menjadi Masjid Ramah anak (Al Wustho). Ini menarik. Mengapa masjid ini ditunjuk. Apa saja kriteria untuk menentukan bahwa masjid tersebut ramah anak. Kalau masjidnya ramah anak, insya Allah 25 tahun kedepan inilah yang akan memakmurkan masjid-masjid itu,” pungkasnya.

Selain berita, website DMI juga menampilkan data masjid dan mushola versi DMI secara online. Meskipun data yang ditampilkan belum lengkap, akan tetapi setiap ada data yang masuk akan langsung diupdate dan bisa dilihat atau di klik ke alamat : s.id/masjidsolo. (Abdus Sholeh).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP