Di penghujung 2023, Masjid Agung Kota Surakarta akan mengadakan agenda rutin tahunan berupa Khitanan masal gratis. Rencananya, khitanan tersebut akan dilaksanakan pada 17/12/2023 mendatang dan diikuti oleh maksimal 60 anak.
Demikian disampaikan Muhamad Muhtarom, Ketua Pengurus Masjid Agung Kota Surakarta, saat wawancara melalui telepon genggamnya pada Sabtu 04/11/2023 malam.
Selain khitanan masal, menurut Muhtarom, Masjid Agung Kota Surakarta setiap tahunnya juga melaksanakan agenda layanan kepada masyarakat berupa santunan untuk anak yatim piatu pada bulan syuro dan santunan fuqoro dan masakin pada bulan Ramadhan.
“Ini agenda sosial yang inti. Belum yang lain yang sifatnya insidentil, misalnya ada anggota yang sakit dan masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan”, terangnya.
Usai khitan, masing-masing anak akan memperoleh bingkisan berupa sarung, peci, uang saku dan lain-lain.
Terkait pendanaan, menurut Muhtarom, semua biaya akan diambilkan dari dana sosial internal masjid. Anggarannya diperkirakan mencapai 50 hingga 60 juta rupiah.
“Semua dana berasal dari internal masjid. Seandainya ada dari pihak lain, misalnya dana CSR, itu tidak seberapa. Mayoritas dana diambilkan dari dana sosial milik masjid”, ungkapnya.
Guna memperlancar kegiatan, pelaksanaannya akan dilakukan saat libur sekolah atau semester. “Kalau khitanan yang ikut kan anak-anak sekolah. Jadi pelaksanaannya ya saat kegiatan libur itu kita manfaatkan untuk khitanan masal”, terangnya.
Muhtarom berharap, dengan adanya khitanan masal ini, masjid agung dapat terus melayani masyarakat kurang mampu dan sangat membutuhkan bantuan. Lalu, jalinan komunikasi antara masjid dan masyarakat tidak terputus. Dan yang paling mendasar, menanamkan pesan bahwa sejak dari kecil anak sudah terdoktrin jiwanya agar dekat dengan masjid. Untuk memperlancar kegiatan yang dikemas dalam Khitanan Anak Sholeh ini, pihak masjid agung akan bekerjasama dengan Rumah Sakit Islam Kota Surakarta beserta sepuluh dokter yang akan menangani. [Abdus Sholeh]